Anda sedang berada di: ARTICLES & ANALYSES
 
 
 
   
   
 


Di pasar valuta asing, adalah biasa untuk mencari leverage sebesar 100:1 atau bahkan lebih. Meskipun, pasar atau broker dapat menawarkan leverage setinggi 100:1, tidak berarti Anda harus menggunakan semua leverage yang tersedia. Pada kenyataannya, jika Anda seorang pelaku pasar yang memahami, Anda hanya akan menggunakan leverage tinggi bila Anda bisa menghitung dan mengelola risiko yang terkait dengan tingginya leverage untuk keuntungan Anda. Kami akan menunjukkan cara yang menguntungkan ini dengan tanpa masalah


Margin dan Leverage
Menggunakan uang yang dipinjam dari broker untuk membeli sekuritas atau valuta asing dikenal sebagai "pembelian margin". Pelaku pasar biasanya akan menempatkan sejumlah uangnya di rekening broker dan broker akan menggunakan uang tersebut sebagai deposit untuk memperbolehkan pelaku pasar membeli sekuritas atau kontrak valuta asing yang memiliki nilai beberapa kali lipat dibanding dengan jumlah yang didepositkan.

Leverage adalah penggunaan uang orang lain untuk membeli atau menjual kontrak atau surat berharga. Jika broker menawarkan leverage 20:1, berarti dia bersedia untuk memberikan pinjaman kepada pelaku pasar sebesar 20 kali dari jumlah uang di rekening untuk melakukan perdagangan. Jadi, jika sebuah kontrak bernilai $10.000 dan broker menawarkan leverage 20:1, pelaku pasar hanya memerlukan $500 di dalam rekeningnya untuk membeli kontrak senilai $10.000. Jika nilai kontrak bergerak ke $11.000, pelaku pasar yang akan mendapatkan keuntungan sebesar $1000. Hal ini akan mewakili pengembalian dari 10% pada harga kontrak pembelian, namun pengembalian sebesar 200% dari nilai equity.

Jumlah leverage yang ekstrim biasanya terjadi di pasar forex karena forex adalah pasar terbesar dan paling likuid di dunia, sehingga sangat mudah untuk masuk dan keluar dari posisi. Hal ini memungkinkan pelaku pasar untuk mengkontrol, dengan suatu kepastian, berapa banyak dia bersedia kalah pada perdagangan. Karena sangat memungkinkan untuk keluar dari posisi secara cepat dan efisien, forex broker memperbolehkan klien mereka untuk mendapatkan keuntungan dari leverage yang tinggi.


Forex Vs. Stocks dan Pasar Futures
Leverage di pasar forex jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar pasar lainnya. Misalnya, jika Anda melakukan perdagangan saham, Anda hanya dapat meminjam dua kali lipat dari jumlah uang yang tersedia dalam rekening Anda. Dalam perdagangan futures, Anda mungkin dapat meminjam 20 kali dari jumlah dana yang tersedia dalam rekening Anda. Karena leverage di pasar forex sangat tinggi, broker biasanya akan meminta Anda untuk menandatangani kesepakatan yang menentukan bagaimana kerugian dalam posisi perdagangan dapat terjadi. Karena tingginya leverage dapat memberikan resiko yang besar untuk pelaku pasar maupun broker, biasanya ada sebuah mekanisme dalam perjanjian yang akan mengijinkan broker secara otomatis melikuidasi posisi pelaku pasar ketika mengalami kerugian sebesar 75% dari margin atau deposit. Untuk keamanan broker dan untuk memastikan bahwa pelaku pasar tidak perlu menambah dana ekstra ke rekening, maka posisi kekalahan akan ditutup secara otomatis pada titik tertentu pada saat kerugian mengancam akan melebihi dari jumlah uang yang tersedia dalam rekening.

Pelaku pasar harus membaca perjanjian mereka dengan broker untuk memahami bagaimana kerugian posisi dalam leverage dapat terjadi.


Haruskah Pelaku Pasar Menggunakan Semua Margin?
Pada umumnya, pelaku pasar tidak menggunakan semua margin yang tersedia. Pelaku pasar hanya menggunakan leverage apabila keuntungan jelas di samping nya. Sebagai contoh, seorang pelaku pasar harus merencanakan perdagangan dan tahu persis dimana posisi keluar dari perdagangan jika pasar bergerak ke arah yang dikehendaki. Setelah jumlah resiko dari angka pips diketahui, sangat mungkin untuk menentukan berapa banyak uang yang akan hilang jika stop-loss terpukul. Sebagai aturan umum, kerugian ini tidak boleh lebih dari 3% dari modal perdagangan. Jika posisi leverage terlalu banyak sehingga potensi kerugian dapat terjadi, misalnya 30% dari modal perdagangan, maka tingkat leverage harus dikurangi sampai potensi kerugian tidak lebih dari 3%. Setiap pelaku pasar memiliki parameter resiko sendiri dan mungkin akan menyimpang atau kurang dari pedoman umum 3%.

Hal lain yang perlu dicatat bagi pelaku pasar adalah bahwa semakin besar jumlah uang yang digunakan untuk perdagangan, akan lebih mudah untuk menggunakan leverage. Karena posisi leverage dapat kehilangan uang secepat ia dapat menghasilkan uang, pelaku pasar harus memiliki dana yang cukup sebagai bantalan terhadap “drawdown” atau pergerakan yang berlawanan tanpa risiko untuk likuidasi otomatis.

Resiko yang spesifik dari leverage adalah kenyataan bahwa para pelaku pasar meminjam uang untuk membeli atau menjual kontrak. Tanpa pergerakan pasar yang menguntung, kerugian dapat berlipatganda dengan jumlah leverage.


Bagaimana Menghitung Berapa Margin Yang Digunakan?
Misalnya Anda memiliki $10.000 dalam rekening perdagangan dan Anda memutuskan untuk perdagangan 10 lot mini USD/JPY. Setiap pergerakan dari satu pip di rekening mini bernilai sekitar $1, namun ketika perdagangan 10 mini, setiap pip bergerak senilai sekitar $10. Jika Anda melakukan perdagangan 100 mini, pergerakan setiap pip bernilai sekitar $100. Jadi, stop-loss 30 pips dapat mewakili potensi kerugian sebesar $30 untuk satu lot mini, $300 untuk 10 lot mini dan $3.000 untuk 100 lot mini. Oleh karena itu, dengan rekening $10.000 dan resiko maksimal 3% tiap perdagangan, anda harus memiliki leverage hanya sampai 30 lot mini, walaupun Anda memiliki kemampuan untuk membeli atau menjual lebih dari itu.


Kesimpulan
Perdagangan di pasar forex menawarkan banyak kesempatan potensi keuntungan dan leverage dapat memperbesar peluang. Namun penggunaan leverage memerlukan pemahaman tentang manajemen resiko dan penempatan stop-loss untuk membatasi kerugian. Hal ini juga memerlukan kedisiplinan pelaku pasar untuk mengikuti aturan-aturan yang diperlukan dalam mengambil keuntungan dari leverage. Posisi leverage dapat menjadi teman terbaik atau musuh terburuk dari pelaku pasar, semuanya tergantung pada pemikiran dan kebiasaan perdagangan. Pelaku pasar yang baik harus disiplin dan mematuhi aturan manajemen risiko mereka.


Sumber: www.investopedia.com
 
 



8 Alasan Untuk Memiliki Emas
11 Juni 2009, by Andre


Meningkatkan Leverage Pada Perdagangan Forex
26 Mei 2009, by Andre


USD/IDR comentary for May 14 2009
14 Mei 2009, by Adit


Trading Forex Dengan Strategi Directional
11 Mei 2009, by Andre


Trading Trend atau Range?
5 Mei 2009, by Andre


PAGE: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Rekomendasi dan Analisa Teknis untuk hari ini telah terangkum lengkap dalam Newsletter Topgrowth Wisma Nusantara edisi hari ini.
No download available
April 2009
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30
Maret 2009
1 | 2 | 3 | 4 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31
 
 
Home | About Us, Why You Should Invest | Forex, Nikkei, Hangseng, Kospi | News | Articles & Analyses | Career
Investor Relation | Contact || Copyright © 2006. PT Topgrowth Futures. Lihat Disclaimer. Site designed by KogenMedia.